Dede Kurniadi Rotating Header Image

Heboh Video Mesum Pelajar SMA Kertosono

Heboh setelah video menculik miyabi, ada lagi Kabar heboh dari TV One dengan berita Video mesum pelajar sma yang diduga berasal dari sekolah menengah atas (SMA) di Nganjuk, Jawa Timur, beredar luas di masyarakat, baik melalui sarana telepon seluler (ponsel) maupun fasilitas di warung internet (warnet).
Video dengan durasi 26 menit tersebut diambil dengan cara direkam lewat ponsel. Dalam video tersebut, terekam adegan hubungan layaknya suami istri yang dilakukan pasangan tersebut dalam sebuah kamar kosong.

Dari rekaman gambar perempuan yang berada dalam video tersebut, diperkirakan merupakan pelajar SMA Negeri I Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Beberapa guru yang ditemui, Senin, mengaku, sudah mendengar kabar video itu, namun belum bisa memastikan pelaku dalam video itu merupakan anak didiknya. “Kami memang sudah mendengar kabar video tersebut, namun kami belum bisa memastikan murid bersangkutan berasal dari sekolah ini,” kata salah seorang guru, Nur Hadi.
Ia mengaku, saat ini sedang berkoordinasi dengan pihak guru lain maupun dengan orang tua bersangkutan, untuk membicarakan pemeran dalam video tersebut. Jika benar yang bersangkutan merupakan pelajar dari sekolah tersebut, sekolah akan membicarakan langkah yang harus diambil, agar kejadian yang sama tidak terulang lagi. Sayangnya, dalam rekaman tersebut, pemeran laki-laki tidak begitu jelas. Diduga, ia merupakan kekasih pelaku perempuan tersebut.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Kertosono AKP Karlin mengaku, pihaknya sudah menerjunkan tim untuk menyelidiki kasus video mesum yang sudah beredar sekitar beberapa pekan.

Ia bahkan mengaku sudah mendatangi sekolah bersangkutan untuk meminta penjelasan terkait dengan pemeran dalam video tersebut, yang diduga berasal dari SMAN I Kertosono tersebut.
“Kami sudah menerjunkan tim untuk ke sekolah tersebut, dan saat ini kami sedang menyelidiki kemungkinan pelaku berasal dari sekolah tersebut,” kata Karlin. Kasus video mesum tersebut bukan pertama kali terjadi di Kabupaten Nganjuk. Kasus serupa pernah terjadi sekitar Agustus 2008, dengan durasi sekitar 1,5 menit yang beredar lewat sarana “bluetooth” dari ponsel ke ponsel di kalangan pelajar dan masyarakat umum. (Sumber : tvone.co.id)

Related Search :

2 Comments

  1. ifram says:

    blognya bagus bangeett…!!!pke program apa mass

  2. Frank says:

    huh apalagi kalau miyabi jadi keindonesia ya…:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *